Happy? Iya itu adalah nama kendaraan kecil yang selama kurang lebih 1 tahun aku hancurkan perlahan pakai bolak- balik Tembalang – rumah..
dan selama setahun itu banyak kenangan miris manis yang kami lalui, mulai dari nabrak mobil di tengah hujan terus aku lari dan berakibat salah satu lampu happy mati, lekernya rusak, radiatornya pernah lupa aku isi air sampai berasap, bagian kiri atas mobil “ndekok” gara – gara nabrak palang psikologi, akinya pernah habis di tengah hujan dan di rumah orang gara2 lampu dimnya lupa aku matiin selama 4 jam (-___-) dan mungkin masih banyak kelaknatan kenangan yang aku torehkan di body mobil mungil ini..
Teman SMA ku waktu pertama kali mengendarai (waktu reuni bareng) manggil dengan sebutan “ceria tempur”, temen kuliah “ceria angkot” (soalnya sering buat nebengin orang banyak), temen satoe atap (organisasi yg insyaAllah aku posting besok – besok J ) ngatain ni mobil kasian bener, bekas mobil ace ventura yg keguling-guling, mobil mr bean yg bisa diangkat dengan tenaga 3 orang, dsb, hanya bisa ketawa dang senyum dengerinnya :)
Alasan kenapa kali ini aku posting tentang si Happy? Karena mulai sekarang aku sudah bertekad akan menyayangi happy sebaik-baiknya, mulai dari cek air radiator dan cek lainnya, cuci tiap minggu! (pasang ikat kepala). Semoga post ini menjadi suatu bukti tertulis. Hooh!
p.s: foto asli si happy belum bisa ditampilkan karena keterbatasan :p pake foto asal ambil dari internet dulu yaa..


0 komentar:
Poskan Komentar